Tempat Keramat Sumber Pesugihan Angker di Indonesia

Tempat Keramat Sumber Pesugihan Paling Angker di Indonesia – Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki keragaman budaya. Banyak tempat-tempat di negeri ini yang memiliki keunikan dan ragam sejarah masing-masing yang menarik untuk diulas. Tak terkecuali tempat-tempat yang biasa digunakan untuk mencari pesugihan. Membicarakan pesugihan tak terlepas dari beberapa tempat keramat sumber pesugihan di bawah ini :

Pantai Laut Selatan

Pantai Selatan merupakan tempat keramat sumber pesugihan yang dianggap paling sakral dalam dunia supranatural. Bahkan tak hanya tempat pesihan, pantai selatan ini digunakan juga sebagai tempat menempa berbagai ilmu kejawen, ilmu pelet pengasihan dan ilmu supranatural lainnya.

Sebuah keraton Kerajaan Gaib yang dipimpin oleh Sang Ratu Pantai Selatan atau lebih dikenal sebagai Nyi Roro Kidul ini tak dapat dilihat dengan kasat mata, hanya orang tertentu dengan kelebihan tertentu yang mampu menjelaskannya. Letak gerbang gaib dari kerajaan jin ini ada di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta.

Pantai Laut Selatan dijadikan sebagai tempat ngalap berkah pesugihan sejak ratusan tahun lalu, sejak jaman nenek moyang kita jaman dahulu. Banyaki juga tumbal yang telah dikorbankan di dalam lautan ini. Banyak juga pengawal dan prajurit Nyi Roro Kidul, diantaranya Nyi Blorong sebagai patih, Kyai Taman Wakul, Kyai Jangkung Sari, Jaka Lelana, Jaka Wasesa, Jaka Sembrana, Jaka Jomengkok dan Dhadhung Awuk sebagai abdi.

Gunung Kawi

Selain Pantai Selatan, Gunung Kawi juga dipercaya menjadi tempat keramat sumber pesugihan. Di Gunung ini terdapat dua makam pendakwah Islam yaitu Kyai Zakaria II dan Raden Mas Iman Sujono. Keduanya masih memiliki aliran darah ningrat Mataram. Entah berdasarkan apa kemudian tempat ini dipuja dan dimintai pesugihan. Banyaknya sesajen yang dipersembahkan kepada kedua pendakwah tersebut justru salah sasaran. Malah banyak jin dan siluman yang tertarik dengan sesajen tersebut dan akhirnya para jin dan siluman itulah yang memberikan pesugihan aliran hitam. Maka dari itu, kini Gunung Kawi sarat akan tumbal nyawa yang menjadikannya tempat keramat nan angker. Padahal dulu tempat ini dipenuhi peziarah yang ingin mendoakan Kyai Zakaria dan RM. Iman Sujono.

Gunung Kemukus

Pesugihan Gunung Kemukus biasa disebut dengan pesugihan seks, mengapa? Hal ini karena syarat yang diajukan oleh sang ghaib untuk memberikan pesugihan adalah melakukan hubungan seks terlarang di wilayah gunung tersebut. Hubungan seksual yang dilakukan tidak boleh dengan pasangan halal, harus dengan pasangan yang tidak halal, bisa selingkuhannya, bisa menyewa orang untuk melakukan hubungan tersebut dan bisa dengan siapapun asal bukan dengan suami/istri sah.

Bahkan hubungan seks yang dilakukan harus sebanyak 7 kali dalam waktu selapan atau 36 hari. Tentu ini adalah cara yang salah dalam mendapatkan kekayaan. Padahal di wilayah Gunung Kemukus ini sebenarnya terdapat makam Pangeran Samudra, sang putra Raja Majapahit. Namun sayangnya tempat ini telah dikuasai oleh para jin dan siluman untuk mengambil banyak tumbal nyawa dan tumbal darah perawan dalam selubung pesugihan.

Itulah 3 tempat yang sangat terkenal keangkerannya dalam hal sumber pesugihan. Tak ada yang benar di antara ketiga tempat tersebut karena salahnya cara yang digunakan. Bukan dengan mengorbankan orang lain sebagai tumbal, juga bukan dengan memuja selain ALLAH / TUHAN. Cara yang paling tepat adalah dengan doa dan amalan wirid yang memiliki fadhilah berupa kelancaran rezeki yang melimpah dan tanpa diduga-duga. Ingat, janji ALLAH itu selalu pasti!

Semoga anda tidak termasuk orang yang mencari pesugihan dengan cara yang salah. Tempuhlah jalan yang putih dalam mencari pesugihan, yaitu pesugihan dengan doa dan amalan.